
Daftar Isi
DNS pribadi semakin dikenal sebagai fitur yang membantu menjaga privasi pengguna saat mengakses internet. Banyak orang mulai mengaktifkannya karena dapat menyembunyikan permintaan DNS dari pihak yang tidak berkepentingan, sekaligus membuat aktivitas online terasa lebih aman.

Selain soal privasi, DNS pribadi juga menawarkan koneksi yang lebih stabil dan responsif. Fitur ini sering dipilih oleh pengguna yang ingin pengalaman browsing lebih lancar, termasuk mereka yang sering bermain game online dan membutuhkan ping rendah.
Pada artikel ini, kita akan membahas pengertian DNS pribadi, cara kerjanya, manfaat yang bisa diperoleh, daftar penyedia DNS yang dapat Anda coba, serta langkah lengkap cara mengaktifkannya di Android, Windows, iOS, dan macOS. Dengan begitu, Anda bisa memilih dan mengatur DNS yang paling sesuai dengan kebutuhan.
Apa Itu DNS Pribadi
DNS pribadi adalah fitur yang memungkinkan perangkat menggunakan jalur DNS terenkripsi saat mengakses internet. Biasanya disebut DNS over TLS (DoT) atau DNS over HTTPS (DoH).
Dengan DNS pribadi, permintaan DNS tidak mudah dilacak atau disadap pihak ketiga. Artinya, aktivitas Anda lebih terlindungi dari pemantauan ISP, hacker, atau situs yang berusaha melacak kebiasaan browsing Anda.
Selain meningkatkan privasi, DNS pribadi juga dapat membantu mengurangi latency dan membuat proses membuka situs terasa lebih responsif.
Manfaat DNS Pribadi
DNS pribadi memberikan perlindungan tambahan saat Anda berselancar, karena setiap permintaan internet diproses dengan lebih aman dan efisien. Selain itu, ada beberapa manfaat penting lain yang bisa Anda rasakan. Berikut manfaat utama yang bisa Anda dapatkan saat menggunakan DNS pribadi.
1. Privasi Lebih Terjaga
DNS pribadi mengenkripsi permintaan yang dikirim dari perangkat ke server DNS. Dengan enkripsi, isi permintaan tidak bisa dilihat jelas oleh pihak luar, termasuk penyedia internet. Hal ini membuat jejak aktivitas online Anda lebih terlindungi dibanding menggunakan DNS biasa.
Selain itu, DNS pribadi mengurangi risiko data internet dibaca, dianalisis, atau disimpan pihak ketiga. Ini sangat berguna bagi Anda yang ingin menjaga kerahasiaan aktivitas browsing saat mengakses WiFi publik atau jaringan yang keamanannya tidak dapat dipastikan.
2. Mengurangi Risiko Serangan
DNS pribadi memberikan perlindungan ekstra terhadap ancaman seperti DNS Spoofing. Serangan ini berusaha mengarahkan Anda ke situs palsu tanpa disadari. Dengan enkripsi, peluang manipulasi data menjadi jauh lebih kecil sehingga Anda tidak mudah tertipu.
DNS pribadi juga membantu mencegah Man in the Middle Attack. Pada serangan ini, penyerang menyadap komunikasi antara perangkat dan server. Penerapan DNS terenkripsi membuat akses internet lebih terjamin aman.
3. Kontrol yang Lebih Baik
Dengan DNS pribadi, Anda bisa membuat aturan sendiri sesuai kebutuhan. Misalnya mengatur domain internal untuk jaringan kantor, mengarahkan domain tertentu ke alamat IP spesifik, atau membuat sistem DNS lokal. Kontrol ini memberikan fleksibilitas besar bagi pengguna tingkat lanjut.
Pengaturan kontrol DNS juga memudahkan Anda memblokir situs tertentu. Fitur ini dapat digunakan untuk keamanan pribadi, lingkungan kerja, ataupun pengawasan penggunaan internet di rumah.
4. Kecepatan Akses
Beberapa penyedia DNS pribadi memiliki infrastruktur server global yang cepat dan stabil. Saat permintaan DNS diproses lebih cepat, halaman website akan terbuka dengan waktu respon yang lebih singkat. Ini memberikan pengalaman internet yang lebih lancar.
Selain itu, DNS pribadi biasanya menyimpan cache lokal untuk domain yang sering diakses. Penyimpanan ini membuat permintaan berikutnya diproses lebih cepat tanpa harus menghubungi server eksternal setiap kali.
5. Penyaringan Konten
Penyedia DNS tertentu menawarkan fitur filter otomatis. Fitur ini membantu memblokir situs berbahaya, website phishing, konten dewasa, atau iklan yang mengganggu. Anda tidak perlu menginstal aplikasi tambahan karena pemblokiran dilakukan langsung dari DNS.
Filter konten ini juga membantu menjaga pengalaman browsing tetap aman. Sangat bermanfaat untuk orang tua yang ingin membatasi akses anak, atau untuk jaringan publik yang ingin mengurangi akses ke situs berbahaya.
Daftar Penyedia DNS Pribadi yang Aman
Berikut rekomendasi DNS pribadi yang cepat, stabil, dan aman untuk digunakan.
1. Google DNS
Host: dns.google
Keunggulan: stabil, cepat, dan tersedia hampir di seluruh dunia.
2. Cloudflare DNS
Host: one.one.one.one
Keunggulan: sangat cepat, privasi tinggi, sering dipilih untuk gaming.
3. AdGuard DNS
Host: dns.adguard.com
Keunggulan: ad-blocking dan perlindungan keamanan.
4. Quad9 DNS
Host: dns.quad9.net
Keunggulan: memblokir malware otomatis.
5. NextDNS
Host: dns.nextdns.io
Keunggulan: fitur kustomisasi lengkap, cocok untuk pengguna lanjutan dan gamer.
Cara Setting DNS Pribadi di Android
- Buka Setelan
- Pilih Jaringan dan Internet
- Ketuk DNS Pribadi
- Pilih Nama host penyedia DNS pribadi
- Masukkan host DNS, misalnya one.one.one.one
- Simpan
Android 9 ke atas sudah mendukung fitur ini.
Cara Setting di Windows
Windows 10
- Buka Settings
- Pilih Network & Internet
- Masuk ke Network and Sharing Center
- Klik Change adapter settings
- Klik kanan koneksi > Properties
- Pilih TCP/IPv4 > Properties
- Masukkan DNS sesuai pilihan
Windows 11
- Buka Settings
- Pilih Network & Internet
- Pilih koneksi yang digunakan
- Buka DNS Server Assignment > Edit
- Atur Manual, aktifkan IPv4
- Isi DNS yang diinginkan
Cara Setting di iOS
- Masuk ke Settings
- Pilih WiFi
- Klik ikon i pada jaringan
- Pilih Configure DNS
- Gunakan mode Manual
- Tambahkan DNS server
Cara Setting di macOS
- Buka System Preferences
- Pilih Network
- Pilih koneksi WiFi
- Klik Advanced
- Masuk ke tab DNS
- Tambahkan DNS baru
Kesimpulan
DNS pribadi adalah teknologi yang membantu meningkatkan privasi, keamanan, dan kecepatan akses internet. Dengan memilih DNS yang tepat dan melakukan pengaturan dengan benar, Anda bisa mendapatkan pengalaman online yang lebih cepat dan aman.
DNS pribadi juga sangat bermanfaat untuk gaming, streaming, dan penggunaan internet harian.
FAQ (10 Pertanyaan Umum Tentang DNS Pribadi)
1. Apa itu DNS Pribadi?
DNS pribadi adalah sistem yang mengenkripsi permintaan DNS agar aktivitas internet tidak mudah dilacak atau dimanipulasi. Fitur ini membantu menjaga privasi sekaligus meningkatkan keamanan saat browsing di berbagai perangkat.
2. Apakah DNS 1.1.1.1 aman?
DNS 1.1.1.1 dari Cloudflare dianggap sangat aman karena mendukung DNS-over-HTTPS dan DNS-over-TLS, serta tidak menyimpan log aktivitas pengguna dalam jangka panjang. DNS ini juga cepat dan stabil di banyak wilayah.
3. Apa DNS pribadi terbaik?
DNS terbaik tergantung kebutuhan Anda. Untuk kecepatan, Cloudflare 1.1.1.1 dan Google DNS termasuk yang paling direkomendasikan. Jika membutuhkan filter konten, AdGuard DNS atau NextDNS sering menjadi pilihan.
4. DNS pribadi itu untuk apa?
DNS pribadi digunakan untuk meningkatkan privasi, memperkuat keamanan jaringan, dan mempercepat proses resolusi domain. Fitur ini juga dapat membantu memblokir konten berbahaya atau iklan, tergantung penyedia DNS yang digunakan.
5. DNS pribadi dimana bisa diaktifkan?
DNS pribadi bisa diaktifkan langsung dari pengaturan perangkat seperti Android, Windows, iOS, dan macOS. Pada Android, fitur ini biasanya ada di menu Jaringan & Internet → DNS Pribadi.
6. Apakah DNS pribadi bisa mempercepat internet?
Ya, dalam banyak kasus DNS pribadi dapat mempercepat akses internet jika penyedia DNS memiliki server yang dekat atau cepat merespons. Namun, DNS tidak memengaruhi kekuatan sinyal atau kualitas jaringan operator.
7. Apakah DNS pribadi bisa membuka situs yang diblokir?
Bisa, tergantung DNS yang dipakai. Beberapa penyedia seperti Cloudflare atau Google dapat melewati blokir tertentu berbasis DNS, meski tidak semua pembatasan jaringan bisa teratasi.
8. Apakah DNS pribadi lebih aman dibanding DNS bawaan operator?
Ya, karena DNS pribadi mendukung enkripsi sehingga lebih sulit disadap atau dimanipulasi. DNS operator biasanya masih memakai protokol lama yang tidak terenkripsi.
9. Apakah DNS pribadi bisa digunakan bersamaan dengan VPN?
Tidak selalu. Beberapa VPN otomatis mengganti DNS perangkat, sehingga DNS pribadi mungkin tidak bisa digunakan. Namun ada VPN yang mendukung custom DNS jika Anda ingin tetap mengatur DNS pribadi.
10. Apakah setting DNS pribadi berbahaya untuk perangkat?
Tidak. Mengatur DNS pribadi sepenuhnya aman karena hanya mengubah jalur permintaan domain, bukan mengubah sistem inti perangkat. Anda bebas mengganti kapan saja jika tidak cocok.
admin
Tim Profesional Netbits.id Menyediakan Jasa pembuatan website, jasa install VPS, Jasa Desain Grafis, Jasa Migrasi Hosting, Jasa Install Wordpress