
Daftar Isi
Keamanan server Linux tidak boleh Kamu anggap sepele. Serangan otomatis terus menyasar server yang terbuka tanpa perlindungan firewall. Tanpa konfigurasi yang tepat, port penting bisa diakses bebas oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

UFW atau Uncomplicated Firewall hadir sebagai solusi firewall sederhana namun efektif. Tool ini memudahkan administrator mengatur lalu lintas jaringan tanpa perlu memahami konfigurasi iptables yang rumit.
Artikel ini membahas cara install firewall UFW di server Linux secara aman dan terstruktur agar server tetap terlindungi sejak awal.
Apa Itu UFW dan Kenapa Penting untuk Server Linux
UFW adalah frontend dari iptables yang dirancang agar mudah digunakan. Dengan UFW, Kamu bisa mengontrol port dan layanan hanya dengan beberapa perintah sederhana.
Firewall berfungsi sebagai penjaga gerbang server. Tanpa firewall, server akan terbuka sepenuhnya ke internet dan meningkatkan risiko brute force, port scanning, serta eksploitasi celah keamanan.
Cara Install Firewall UFW di Server Linux
Install UFW di Ubuntu dan Debian
Sebagian besar server Ubuntu sudah menyertakan UFW secara default. Jika UFW belum tersedia, Kamu bisa menginstalnya menggunakan perintah berikut.
sudo apt update
sudo apt install ufw -y
Setelah proses instalasi selesai, server siap untuk tahap konfigurasi firewall.
Cek Status UFW
Sebelum mengaktifkan firewall, cek status UFW untuk memastikan kondisinya masih nonaktif.
sudo ufw status verbose Konfigurasi Dasar UFW yang Wajib Dilakukan
Izinkan Akses SSH Terlebih Dahulu
Jangan pernah mengaktifkan UFW sebelum membuka akses SSH. Kesalahan ini sering menyebabkan server terkunci dan tidak bisa diakses.
Jika SSH menggunakan port default:
sudo ufw allow ssh Jika SSH menggunakan port khusus, misalnya 2222:
sudo ufw allow 2222/tcp Aktifkan Firewall UFW
Setelah memastikan akses SSH aman, aktifkan firewall dengan perintah berikut.
sudo ufw enable Atur Kebijakan Default Firewall
Konfigurasi paling aman untuk server Linux adalah menolak semua koneksi masuk dan mengizinkan koneksi keluar.
sudo ufw default deny incoming sudo ufw default allow outgoing Membuka Port Penting untuk Server Web
Jika server digunakan sebagai web server, Kamu perlu membuka port HTTP dan HTTPS.
sudo ufw allow 80/tcp sudo ufw allow 443/tcp Untuk pengguna Nginx, Kamu bisa membuka port melalui profil aplikasi.
sudo ufw allow 'Nginx Full' Mengamankan SSH dari Serangan Brute Force
UFW menyediakan fitur limit untuk membatasi percobaan login berulang pada layanan tertentu.
sudo ufw limit ssh Fitur ini membantu mengurangi risiko brute force tanpa perlu konfigurasi tambahan.
Mengelola dan Menghapus Rule UFW
Untuk melihat seluruh rule yang aktif beserta nomornya, gunakan perintah berikut.
sudo ufw status numbered Hapus rule yang tidak diperlukan berdasarkan nomor.
sudo ufw delete 2 Menonaktifkan atau Reset Firewall UFW
Jika Kamu perlu menonaktifkan firewall sementara, gunakan perintah berikut.
sudo ufw disable Untuk menghapus semua konfigurasi dan kembali ke kondisi awal:
sudo ufw reset Praktik Terbaik Menggunakan UFW di Server VPS
Gunakan UFW sebagai perlindungan dasar server. Kombinasikan dengan SSH key authentication, nonaktifkan login root, dan pasang Fail2Ban untuk keamanan tambahan.
Pastikan juga Kamu memahami port yang digunakan Docker atau control panel agar firewall tidak memblokir layanan penting.
Akhir Kata
Install firewall UFW di server Linux adalah langkah penting untuk menjaga keamanan server. Dengan konfigurasi yang tepat, Kamu bisa membatasi akses tanpa membuat sistem menjadi rumit.
UFW memberikan keseimbangan antara kemudahan penggunaan dan kontrol keamanan yang solid. Firewall yang dikonfigurasi dengan benar akan selalu menjadi fondasi utama keamanan server Linux.
Selain memasang firewall, pastikan Anda juga mengamankan akses SSH dengan menonaktifkan root login agar perlindungan server berlapis.
FAQ Seputar Firewall UFW di Server Linux
1. Apakah UFW aman digunakan untuk server produksi?
UFW aman digunakan untuk server produksi selama Kamu mengonfigurasinya dengan benar. Banyak administrator menggunakan UFW sebagai firewall utama pada VPS dan server web karena sederhana, stabil, dan berbasis iptables. Pastikan Kamu membuka port penting seperti SSH dan web service sebelum mengaktifkan UFW.
2. Apakah UFW bisa digunakan bersamaan dengan Docker?
UFW bisa digunakan bersama Docker, namun membutuhkan perhatian khusus. Docker secara default memodifikasi iptables dan dapat melewati aturan UFW. Untuk lingkungan produksi, Kamu perlu menyesuaikan rule forwarding atau menggunakan konfigurasi tambahan agar firewall tetap bekerja sesuai kebijakan keamanan.
3. Apa perbedaan UFW dan firewalld?
UFW lebih sederhana dan cocok untuk Ubuntu atau Debian dengan kebutuhan firewall dasar hingga menengah. Firewalld lebih fleksibel dan umum digunakan di CentOS, Rocky Linux, dan AlmaLinux. Untuk server skala kecil hingga menengah, UFW sudah sangat memadai dan lebih mudah dikelola.
admin
Tim Profesional Netbits.id Menyediakan Jasa pembuatan website, jasa install VPS, Jasa Desain Grafis, Jasa Migrasi Hosting, Jasa Install Wordpress
Lihat Semua Artikel