Artikel

Cara Install Git di Server Linux untuk Deployment

admin
10 Februari 2026
4 min
Cara Install Git di Server Linux untuk Deployment

Daftar Isi

Deployment aplikasi ke server Linux tanpa Git sering berakhir dengan rasa cemas. File tertimpa, versi tidak sinkron, dan kesalahan kecil bisa membuat layanan down. Di sinilah Git berperan penting. Git membantu kita mengelola kode dengan rapi, terstruktur, dan jauh lebih aman.

Cara Install Git di Server Linux untuk Deployment

Pada artikel ini, kita akan mempelajari apa itu Git, kenapa Git wajib ada di server Linux, serta Cara install Git untuk kebutuhan deployment secara praktis.

Apa Itu Git?

Git adalah sistem version control yang digunakan untuk mencatat setiap perubahan kode dalam sebuah proyek. Dengan Git, kita bisa melacak riwayat perubahan, bekerja dengan banyak versi kode, dan mengembalikan kondisi sebelumnya jika terjadi kesalahan.

Di server Linux, Git biasanya digunakan untuk deployment aplikasi. Developer cukup mengirim perubahan ke repository, lalu server menarik kode terbaru dengan perintah Git. Proses ini jauh lebih cepat dan minim risiko dibanding upload manual.

Kenapa Git Penting untuk Deployment di Server Linux?

Git bukan hanya alat bantu developer. Di server production, Git menjadi pondasi workflow yang stabil dan profesional.

  • Deployment lebih cepat dan konsisten
  • Mudah rollback saat terjadi error
  • Sinkron dengan workflow tim
  • Mendukung CI/CD dan automation
  • Mengurangi kesalahan manual

Jika kita mengelola VPS atau server Linux secara serius, Git bukan opsi tambahan. Git adalah kebutuhan.

Persiapan Sebelum Install Git

Sebelum install Git di server Linux, pastikan kita sudah memenuhi beberapa syarat dasar:

  • Akses SSH ke server
  • User dengan hak sudo
  • Koneksi internet aktif

Untuk memastikan jenis sistem operasi Linux yang digunakan, jalankan perintah berikut:

cat /etc/os-release

Cara Install Git di Server Linux

Install Git di Ubuntu dan Debian

Ubuntu dan Debian menyediakan Git langsung dari repository resmi. Proses instalasinya cepat dan stabil.

sudo apt update sudo apt install git -y

Setelah selesai, cek versi Git:

git --version

Install Git di CentOS, AlmaLinux, dan Rocky Linux

Untuk server berbasis RHEL, gunakan perintah berikut sesuai versinya.

CentOS 7:

sudo yum install git -y

CentOS 8, AlmaLinux, dan Rocky Linux:

sudo dnf install git -y

Lalu pastikan Git sudah terpasang:

git --version

Install Git Versi Terbaru di Ubuntu

Repository default terkadang menyediakan versi Git yang cukup lama. Jika kita membutuhkan versi terbaru untuk fitur tertentu, gunakan PPA resmi Git.

sudo add-apt-repository ppa:git-core/ppa sudo apt update sudo apt install git -y

Konfigurasi Dasar Git di Server

Setelah install Git di server Linux, lakukan konfigurasi dasar agar setiap aktivitas Git tercatat dengan jelas.

git config --global user.name "Nama Kamu" git config --global user.email "email@domain.com"

Cek hasil konfigurasi:

git config --list

Konfigurasi ini terlihat sederhana, tapi sangat penting untuk deployment jangka panjang.

Contoh Penggunaan Git untuk Deployment

Clone Repository ke Server

Masuk ke direktori tujuan, lalu clone repository:

git clone https://github.com/username/repository.git

Jika menggunakan SSH:

git clone git@github.com:username/repository.git

Update Kode Aplikasi di Server

Saat ada perubahan di repository, kamu cukup menjalankan:

git pull origin main

Tidak ada lagi upload manual. Tidak ada lagi rasa panik saat update.

Tips Aman Menggunakan Git di Server Production

  • Gunakan SSH key, hindari login Git dengan password
  • Jangan simpan file sensitif seperti .env di repository
  • Gunakan branch khusus untuk production
  • Batasi akses user ke server dan repository

Penutup

Git bukan hanya alat version control. Di server Linux, Git adalah fondasi deployment yang rapi, aman, dan terkendali. Dengan Git, kamu bisa fokus mengembangkan aplikasi tanpa takut merusak sistem yang sudah berjalan.

Jika kamu mengelola VPS atau server production, install Git adalah langkah awal yang tidak boleh kamu tunda. Deployment akan terasa lebih tenang, lebih cepat, dan jauh lebih profesional.

FAQ Seputar Install Git di Server Linux

Apakah Git wajib diinstall di server production?

Ya. Jika kamu melakukan deployment dari repository, Git wajib ada di server. Tanpa Git, proses update aplikasi akan lebih lambat dan rawan kesalahan.

Apakah aman menggunakan Git langsung di server?

Aman selama kamu menerapkan praktik yang benar. Gunakan SSH key, batasi akses user, dan hindari menyimpan data sensitif di repository.

Apakah Git bisa digunakan tanpa internet?

Git tetap bisa digunakan secara lokal tanpa internet. Namun, untuk clone atau pull dari repository remote seperti GitHub atau GitLab, server membutuhkan koneksi internet.

Versi Git mana yang sebaiknya digunakan?

Untuk kebanyakan kasus, versi Git dari repository resmi sudah cukup. Gunakan versi terbaru jika kamu membutuhkan fitur tertentu atau integrasi modern.

Apakah Git hanya untuk developer?

Tidak. Administrator server, DevOps, dan sysadmin juga sangat terbantu dengan Git, terutama untuk deployment, automation, dan manajemen konfigurasi.

admin

admin

Tim Profesional Netbits.id Menyediakan Jasa pembuatan website, jasa install VPS, Jasa Desain Grafis, Jasa Migrasi Hosting, Jasa Install Wordpress

Lihat Semua Artikel
Chat via WhatsAppChat via WhatsApp