Linux

Cara Install OpenLiteSpeed agar Website WordPress Melaju Secepat Kilat

admin
26 Februari 2026
3 min
Cara Install OpenLiteSpeed agar Website WordPress Melaju Secepat Kilat

Daftar Isi

Web server lambat adalah mimpi buruk yang nyata. Anda kehilangan pengunjung setiap detiknya, Google mengabaikan situs Anda, dan server sering menyerah saat trafik mulai memuncak. Jika Anda serius membangun bisnis digital yang stabil, Anda harus berani memilih fondasi yang tepat.

Di sinilah OpenLiteSpeed membuktikan kelasnya. Web server ini fokus pada efisiensi ekstrem dan stabilitas tanpa kompromi. Saat Anda memasangkannya dengan LSPHP, Anda akan merasakan kecepatan yang nyata sejak klik pertama.

Fase 1: Persiapan dan Instalasi Core Server

Sebelum membangun kecepatan, kita harus memastikan fondasi server bersih dan tangguh.

1. Update dan Amankan Sistem

Mulailah dengan VPS Ubuntu yang segar. Sistem yang tertata rapi selalu menjamin kestabilan jangka panjang.

sudo apt update && sudo apt upgrade -y

2. Pasang OpenLiteSpeed dari Jalur Resmi

Pastikan Anda menggunakan repository terbaru agar tidak terjadi kegagalan instalasi.

wget -O - https://rpms.litespeedtech.com/debian/enable_lst_debian_repo.sh | sudo bash sudo apt install openlitespeed -y

Segera hidupkan mesin server Anda:

sudo systemctl start lshttpd sudo systemctl enable lshttpd

openlitespeed

Fase 2: Konfigurasi Mesin, PHP, dan Database

Di tahap ini, kita menghubungkan otak pemroses data dengan web server agar performa meledak.

3. Amankan Akses Panel Admin

Atur kredensial akses panel kontrol Anda melalui terminal sebelum masuk ke dashboard:

sudo /usr/local/lsws/admin/misc/admpass.sh

Akses panel melalui: http://IP_SERVER:7080

4. Instalasi LSPHP (LiteSpeed PHP) dan Database

WordPress memerlukan PHP dan Database untuk hidup. Kita akan menggunakan MariaDB karena performanya yang jauh lebih ringan.

# Install PHP 8.2 khusus LiteSpeed sudo apt install lsphp82 lsphp82-common lsphp82-curl lsphp82-intl lsphp82-mysql lsphp82-opcache lsphp82-imagick lsphp82-zip -y Install MariaDB Database sudo apt install mariadb-server -y sudo mysql_secure_installation

5. Menghubungkan Web Server dengan LSPHP

Langkah ini sangat krusial agar server tahu di mana mesin PHP berada. Masuk ke Admin Panel → Server Configuration → External App, lalu tambahkan aplikasi baru:

  • Type: LiteSpeed SAPI App
  • Name: lsphp82
  • Address: uds://tmp/lshttpd/lsphp.sock
  • Max Connections: 35
  • Command: /usr/local/lsws/lsphp82/bin/lsphp

Simpan dan klik ikon Graceful Restart (oranye) agar perubahan aktif seketika.

dashboard openlitespeed

Fase 3: Deployment WordPress

Mari siapkan rumah untuk website Anda dengan struktur yang rapi dan aman.

6. Siapkan Virtual Host dan Izin Folder

Gunakan user lshttpd agar WordPress memiliki izin penuh untuk menulis data (seperti upload gambar dan update plugin).

sudo mkdir -p /usr/local/lsws/wordpress/{html,logs} sudo chown -R lshttpd:lshttpd /usr/local/lsws/wordpress

7. Unduh dan Luncurkan WordPress

Tarik file inti WordPress langsung ke direktori tujuan:

cd /usr/local/lsws/wordpress/html wget https://wordpress.org/latest.tar.gz tar -xzf latest.tar.gz --strip-components=1 sudo chown -R lshttpd:lshttpd /usr/local/lsws/wordpress/html

Fase 4: Optimasi dan Pertahanan Akhir

Langkah terakhir untuk memastikan website Anda tidak hanya cepat, tapi juga tangguh.

8. Ledakkan Kecepatan dengan LSCache

Segera pasang plugin LiteSpeed Cache di dashboard WordPress Anda. Berbeda dengan plugin cache biasa, LSCache berkomunikasi langsung dengan server OpenLiteSpeed untuk menyajikan halaman statis dalam hitungan milidetik.

9. Konfigurasi Firewall

Buka jalur akses penting agar pengunjung bisa masuk tanpa hambatan namun tetap aman:

sudo ufw allow 80/tcp sudo ufw allow 443/tcp sudo ufw allow 7080/tcp sudo ufw reload

FAQ: Hal yang Sering Ditanyakan

Kenapa OpenLiteSpeed lebih cepat dari Nginx?

OpenLiteSpeed menggunakan arsitektur event-driven yang lebih efisien dan memiliki fitur LSCache yang terintegrasi langsung di tingkat server. Ini memangkas proses yang biasanya memperlambat komunikasi antara PHP dan web server.

Mengapa website saya tidak bisa diakses tanpa port 8088?

Secara default OLS berjalan di port 8088. Anda wajib masuk ke menu Listeners di Admin Panel, lalu ubah port 8088 menjadi 80 (HTTP) agar website bisa diakses langsung melalui domain.

Apakah OpenLiteSpeed benar-benar gratis?

Ya, edisi OpenLiteSpeed sepenuhnya open-source dan gratis untuk digunakan secara komersial tanpa batasan jumlah domain.

Kecepatan bukan sekadar angka; itu adalah bentuk rasa hormat Anda kepada waktu pengunjung. Dengan OpenLiteSpeed, Anda baru saja memberikan pengalaman terbaik untuk mereka.

Website cepat selalu memenangkan persaingan.

admin

admin

Tim Profesional Netbits.id Menyediakan Jasa pembuatan website, jasa install VPS, Jasa Desain Grafis, Jasa Migrasi Hosting, Jasa Install Wordpress

Lihat Semua Artikel
Chat via WhatsAppChat via WhatsApp